Sukses Menjadi Mafia Judi, Bos AK Buka Judi Samkwan di Cafe Boy dengan Tangan Kanannya Ai

Deliserdang, Surat Kabar - Siapa yang tidak kenal dengan big bos bandar judi sumatera utara yakni AK. Mafia judi yang dikenal licin karena memiliki jaringan yang luas sehingga menempatkan posisi nya menjadi big bos dunia hitam. Kini, melalui tangan kananya inisial Ai kembali membuka perjudian dadu samkwan di cafe boy pagar jati kecamatan lubuk pakam kabupaten deliserdang. Senin (1/6/26).

Dari informasi narasumber, perjudian dadu samkwan sangat sistematis sehingga kebal hukum.
Ai sebagai operator inti untuk mengatur APH, dibantu dengan Martin sebagai pengatur lapangan. 

Narasumber juga menjelaskan permainan dadu samkwan memakai tiga sif buka mulai jam 11 siang sampai malam hari.

Selain dadu samkwan, di cafe boy juga ada judi mesin roulate. Las vegas sumatera saat ini ada di deliserdang."terang nya.

Dijelaskan narasumber lagi, aktivitas judi samkwan di cafe boy sudah berjalan dua bulan. 

"Judi samkwan di cafe boy sudah beroperasi dua bulan. Namun belum ada penindakan, kebal hukum judi di cafe boy ini."kata nya.

Mengetahui hal itu awak media melakukan konfirmasi kasat reskrim akp marvel stefanus arantes ansanay belum memberikan jawaban. 

Sebagaimana diketahui, apabila mengacu pasal 426 dan 427 KUHP baru, maka ;

Pasal 426 KUHP Baru, penyelenggara atau bandar disebutkan setiap orang yang tanpa izin menawarkan, menyediakan, mengelola, atau memfasilitasi permainan judi dapat dipidana penjara paling lama 9 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Pasal 427 KUHP Baru, pemain atau peserta disebutkan setiap orang yang menggunakan kesempatan main judi yang diadakan tanpa izin dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun atau denda kategori 3 (Rp50 juta).

Warga berharap kepada Kapolresta Deli Serdang agar menindak tegas para bandar maupun pengelola perjudian itu. “Harapan kami hanya satu, agar hukum ditegakkan,” tutup warga.(*)

Posting Komentar untuk "Sukses Menjadi Mafia Judi, Bos AK Buka Judi Samkwan di Cafe Boy dengan Tangan Kanannya Ai"