Gawat, Para Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Desa Firdaus Sergai Minim APD Menyalahi Aturan K3

Foto; Pekerja sekolah rakyat di sergai tidak taat aturan K3.

Sergai, Surat Kabar - Pemandangan menguji mental tampak dalam pengerjaan proyek sekolah rakyat di jalan negara desa firdaus kecamatan sei rampah, kabupaten serdang bedagai (Sergai). Jumat (29/5/26).

Tampak para pekerja proyek diduga mengabaikan keselamatan kerja saat melakukan aktivitas di ketinggian.

Dari pantauan awak media di lokasi pada kamis (28/5/26) siang, bahwa pekerja terlihat bekerja di atas scaffolding atau steger tanpa menggunakan APD lengkap, seperti helm proyek dan safety harness. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pekerja.

Para pekerja tampak sedang melakukan pengerjaan bagian dinding bangunan, mulai dari pemasangan roster hingga tahap finishing dinding pada gedung sekolah yang kini masih dalam proses pembangunan.

Selain itu, pada area perancah besi juga tidak terlihat adanya pagar pengaman maupun pengaman jatuh yang lazim digunakan pada pekerjaan konstruksi bertingkat.

Sesuai aturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi, pekerja proyek diwajibkan menggunakan APD saat bekerja, terlebih pada pekerjaan di ketinggian guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pengawas pekerjaan terkait penerapan standar keselamatan kerja di lokasi pembangunan tersebut. (*)

Posting Komentar untuk "Gawat, Para Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Desa Firdaus Sergai Minim APD Menyalahi Aturan K3"